/project/gmedia-assistant
GMEDIA Assistant / AI Runtime Experiment
Internal AI assistant experiment around runtime, tools, sandboxing, and memory behavior.
Context / Problem
AI assistant internal tidak cukup hanya “bisa menjawab”. Sistem seperti ini perlu batas eksekusi yang aman, integrasi yang jelas, kontrol tool output, dan perilaku memory/session yang bisa dipahami saat terjadi hasil yang tidak sesuai.
Eksperimen ini dipakai untuk memahami bagaimana AI runtime bekerja ketika mulai terhubung ke konteks, tools, dan workflow kolaborasi.
What I Built
Saya mengeksplorasi runtime assistant internal dengan fokus pada reliability dan isolation.
Area yang dikerjakan secara sanitized:
- Integrasi assistant ke channel kolaborasi.
- Eksperimen runtime agent dan tool calling.
- Sandbox Docker untuk membatasi eksekusi.
- Manajemen session, memory, dan compaction.
- Pengamatan terhadap perilaku output dan batas token.
Key Decisions
- Memisahkan runtime experiment dari sistem produksi utama.
- Menjaga sandbox sebagai batas eksekusi untuk eksperimen tool.
- Mencatat pembelajaran dari output yang gagal, bukan hanya demo yang berhasil.
- Menghindari detail internal yang bisa membuka informasi workflow perusahaan.
Lessons Learned
AI assistant yang berguna membutuhkan observability terhadap prosesnya sendiri: tool apa yang dipakai, konteks mana yang masuk, kenapa jawaban berubah, dan kapan memory justru membuat hasil lebih kabur.
Links
Internal/sanitized case study. Tidak ada link publik.